Evra Bantah Allegri Adalah Alasan Kepergiannya dari Juve

Evra Bantah Allegri Adalah Alasan Kepergiannya dari JuvePemain Prancis memiliki respek yang besar terhadap pelatih asal Italia tersebut, dan dia membantah tegas anggapan bahwa Allegri adalah dalang dibalik keputusannya meninggalkan Turin. Pada saat yang bersamaan, Evra juga mengomentari rumor kepindahan Allegri menuju Premier League musim depan.

Patrice Evra, bek veteran asal Prancis ini telah resmi meninggalkan turin untuk kemudian bergabung dengan Marseille pada musim dingin kemarin. Banyak yang menganggap bahwa Allegri adalah alasan utama dibalik kepergian mantan pemain MU tersebut, namun bek Kiri Marseille tersebut membantah dengan tegas rumor itu.

Evra, 36 tahun, bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas tahun 2014 silam dari Manchester United. Di Dua musim pertamanya, Evra selalu jadi andalan Bianconneri, dan dia membantu tim Italia mempertahankan Scudetto dalam dua musim terakhir. Namun apa yang terjadi musim ini tidak bagus bagi eks pemain United tersebut, dia terpinggirkan dan akhirnya memilih pergi ke Marseille pada januari kemarin.

Tak ayal, pelatih Max Allegri pun disebut sebagai dalang dibalik kepergiannya, namun Evra membantah hal ini, dia bahkan mengaku sangat respek terhadap mantan bosnya itu.

“Saya memiliki respek yang besar kepada bos, bahkan, ini sedikit menyakiti hati saya di saat orang-orang berpendapat bahwa saya pergi karena dirinya. Kami sudah berbicara, dan menurut saya dia adalah sosok manajer yang hebat, dia telah membuktikan hal tersebut bersama saya dua tahun lalu saat berhadapan dengan Dortmund”

“Dia mempresentasikan taktik saat itu, dan ketika saya bermain melawan Dortmund, untuk kali pertama dalam karir saya, semua yang dia katakan terjadi di pertandingan” Ujar Evra kepada Sky Sports Italia.

Lebih lanjut, pemain Prancis itu juga mengomentari rumor tentang kepindahan Allegri menuju Premier League.

“Dia sangat positif, dia tak suka stres. Saya pikir dia akan melakukannya dengan baik di Inggris, karena saya selalu mengatakan di Inggris ada kurang disiplin dalam taktik,” Sambungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *